Sistem Pemantauan Cuaca Berbasis Internet of Things

  • Alvaro D. Phang
  • Lanny Sitanayah Universitas Katolik De La Salle Manado
  • Junaidy B. Sanger
Kata Kunci: Cuaca, Pemantauan Cuaca, Naïve Bayes, Internet of Things

Abstrak

Cuaca merupakan salah satu bagian penting yang terjadi dalam kehidupan manusia. Bidang-bidang pekerjaan manusia yang paling dipengaruhi oleh cuaca contohnya adalah bidang pertanian, bidang pariwisata, bidang transportasi, dan juga bidang-bidang lainnya yang memerlukan aktivitas yang berada di luar ruangan.Pada saat sebelum bekerja, manusia akan melihat prakiraan cuaca lewat berbagai macam media seperti aplikasi weather. Saat masuk ke musim hujan, cuaca di Indonesia tidak dapat diperkirakan dengan tepat meskipun telah diprediksi, karena cuaca di Indonesia pada saat musim penghujan dapat berubah-ubah. Pada saat ini di Indonesia sudah menggunakan sistem AWS tetapi masih dalam jumlah terbatas yang juga dikarenakan AWS yang digunakan masih dibuat oleh negara lain, sehingga memiliki harga yang cukup mahal. Oleh karena itu, penelitian ini akan merancang dan mengimplementasikan Sistem Pemantauan Cuaca berbasis Internet of Things menggunakan algoritma Naïve Bayes yang dapat membantu mengklasifikasikan status cuaca di tempat alat berada. Alat dibangun dengan menggunakan sensor DHT11, LDR, dan sensor rain gauge sebagai masukan parameter data cuaca. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, sistem yang telah dibangun dapat berjalan dengan baik. Seluruh fitur yang dibuat dapat berfungsi dengan baik dan dapat menampilkan hasil cuaca menurut perhitungan algoritma Naïve Bayes. Alat yang dibangun sudah dapat menerima data dan mengirimkan data ke dalam basis data. Aplikasi yang dibangun sudah dapat menerapkan algoritma Naïve Bayes dan memiliki rata-rata akurasi sebesar 92,49%.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2024-12-31